Manfaat Amal Saleh Orang Tua bagi Anak

Orang tua yang beramal saleh akan menghasilkan dampak yang baik bagi anak.

* * >> Pengaruh Positif Pada Lingkungan Anak << *

Orang tua yang membaca Al Qur’an di rumahnya, akan membuat malaikat turun, mendengarkan dan menaunginya. Berlimpahnya rahmat dan ketenangan di dalam rumah adalah sebuah dampak yang berharga. Apalagi dibacakan Surat Al Baqarah, setan pun akan lari darinya.

Akan tetapi, jika kemaksiatan dikembangbiakkan di rumah; musik-musik yang melalaikan, patung dan gambar makhluk hidup yang dipajang, serta berbagai bentuk kemungkaran, maka inilah yang membuat setan “betah” dan semakin menyerang rumah-rumah yang kosong dari zikir kepada Allah ta’ala.

Bisa jadi, suasana rumah seperti inilah yang membuat kurang merasakan ketenangan, seringkali bersama istri mengalami keributan ataupun anak yang sulit diperintah dan dikondisikan; disebabkan hampanya rumah kita dari zikir kepada Allah ta’ala.

Ayah-Bunda, suasana keluarga dan atmosfer rumah yang dibentuk orang tua, sangat berdampak pada perkembangan anak.

Itulah mengapa Ibnul Qayyim sampai mengatakan,

‎وإذَا اعتبرتَ الفسادَ في الأولاد رأيتَ عامَّتَهُ مِنْ قِبَل الآباء

“Jika anda memeperhatikan kerusakan yang terjadi anak, maka anda lihat mayoritas disebabkan oleh orang tua.” (Tuhfatul Maudud, hal 242)

* * >> Amalan Akan Mudah Ditirukan Anak << *

Anak adalah seorang imitator yang ulung. Dia mesin fotokopi yang sangat canggih.

Syaikh Musthafa Al Adawiy menuturkan,

“Jika seorang anak melihat kebiasaan orang tuanya, maka dengan izin Allah anak tersebut akan meniru apa yang dilakukan orang tuanya. Jika anak melihat kedua orang tuanya shalat malam, menangis karena takut pada Allah, dan membaca Al Qur’an,

Niscaya anak akan bertanya-tanya, ‘Apa gerangan yang membuat ayahku bangun malam dan shalat, meninggalkan tempat tidur yang empuk lagi hangat, lantas kemudian menangis dalam khusyuk doa munajat dengan penuh rasa takut dan harap?’

Semua ini akan terpatri dalam pikiran sang anak, yang pada akhirnya ia akan meniru apa saja yang akan dilakukan orang tuanya.” (Fiqh Tarbiyatil Abna, hal. 25)

Anak akan mengikuti kebiasaan amalan orang tuanya. Biidznillah.

* * >> Amalan Taat Bermanfaat Bagi Penjagaan Anak << *

Sa’id Bin Musayyib berkata,

يَا بُنَيَّ لَأَزِيْدَنَّ فِي صَلَاتِي مِنْ أَجْلِكَ

“Wahai Anakku, Aku benar-benar menambah shalatku karena dirimu.”

Sebagian ulama salaf menerangkan bahwa makna kalimat menambah shalat di sini maksudnya adalah memperbanyak doa kebaikan dalam shalatnya.

Dalam Jami’ul ‘Ulum Wal Hikam, dinukilkan ungkapan Ibnu Munkadir,

‎إنَّ اللهَ ليحفظُ بالرجلِ الصالحِ؛ ولدَهُ وولدَ ولدِه

“Sesungguhnya Allah benar-benar MENJAGA seseorang yang saleh, ANAK-nya hingga cucu-nya.”

•••••••••••••••••••••••••••••

✍🏻 Kak Erlan Iskandar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *